LARAS 2026 “Sewu Takir” Desa Sumbergondo Berlangsung Khidmat dan Guyub

Home / LARAS 2026 “Sewu Takir” Desa Sumbergondo Berlangsung Khidmat dan Guyub

Senin, 22 Juni 2026


Sumbergondo — Pemerintah Desa Sumbergondo bersama Karang Taruna Desa Sumbergondo sukses menyelenggarakan kegiatan LARAS 2026 — Lampah Rahayu Suro dengan mengangkat tema “Sewu Takir”, Minggu, 21 Juni 2026.

Kegiatan budaya tahunan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Suro sebagai wujud syukur, doa bersama, serta upaya mempererat kerukunan masyarakat Desa Sumbergondo. LARAS menjadi ruang kebersamaan warga untuk menjaga tradisi, memperkuat gotong royong, dan merawat nilai-nilai kerukunan yang telah hidup di tengah masyarakat.

Pada pelaksanaan tahun ini, LARAS mengusung tema Sewu Takir. Masyarakat hadir dengan membawa takir dari daun pisang berisi makanan sebagai simbol rasa syukur, kesederhanaan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Penggunaan takir daun pisang juga menjadi bentuk ajakan untuk mengurangi penggunaan plastik dan styrofoam dalam kegiatan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan arak-arakan masyarakat dari titik start di Perempatan Pondok Pesantren Miftahul Ulum atau Perempatan Pak Jayus, kemudian berjalan bersama melalui jalur kanal menuju Wisata Pesona Senja. Sepanjang perjalanan, warga dari berbagai unsur tampak antusias mengikuti kegiatan dengan mengenakan pakaian bernuansa tradisional.

Setibanya di Wisata Pesona Senja, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama lintas agama. Doa bersama ini menjadi simbol kerukunan dan harapan bersama agar Desa Sumbergondo senantiasa diberi keselamatan, keberkahan, ketenteraman, serta dijauhkan dari segala bentuk musibah.

Kepala Desa Sumbergondo, Taufik Hidayat, S.E., menyampaikan bahwa LARAS bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat.

“LARAS ini adalah ruang kebersamaan. Kita berjalan bersama, berdoa bersama, dan menjaga kerukunan bersama. Semoga kegiatan ini dapat terus menjadi tradisi baik Desa Sumbergondo,” ungkapnya.

Kegiatan LARAS 2026 turut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Desa, Karang Taruna, BPD, RT/RW, PKK, Linmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, kader, UMKM, serta masyarakat Desa Sumbergondo.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Sumbergondo berharap semangat “Mlaku Bareng, Ndedonga Bareng, Njaga Rukun Bebarengan” dapat terus tertanam dalam kehidupan masyarakat. LARAS diharapkan menjadi agenda budaya tahunan desa yang terus berkembang dengan tema berbeda setiap tahunnya, tanpa meninggalkan nilai utama yaitu syukur, doa, kerukunan, dan kebersamaan.

Dengan terlaksananya LARAS 2026, Desa Sumbergondo kembali menunjukkan komitmennya dalam merawat tradisi lokal, memperkuat harmoni sosial, serta membangun desa yang guyub, rukun, dan berbudaya.

Sumbergondo CERIA.



Bagikan Artikel :